Kepercayaan mengenai nama bayi dalam adat Jawa
December 23rd, 2011
Prita
Apalah arti sebuah nama? Demikian kata pepatah lama. Dalam adat Jawa, nama bisa memiliki sebuah nilai yang demikian tinggi. Upacara khusus untuk pemberian nama bahkan masih bisa kita temukan di beberapa tempat di pulau Jawa. Buat masyarakat Jawa, pemberian nama adalah sebuah proses penting yang memulai babak baru kehidupan sang bayi. Setiap nama mengandung arti nama bayi yang berisi pengharapan sang orangtua kepada sang anak. Arti nama bayi biasanya mengandung arti-arti yang indah yang menyiratkan akan keinginan sang orangtua akan masa depan sang jabang bayi. Hal ini yang menyebabkan orangtua selalu berhati-hati dalam mencari nama yang dirasa tepat untuk anak mereka.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, arti nama bayi harus selalu baik, tetapi juga orangtua harus cukup berhati-hati agar nama itu tidak terlalu “berat” bagi sang anak. Dikhawatirkan, jika nama tersebut tidak “sesuai” dengan sang anak, alih-alih bisa berkelakuan sebaik namanya, justru sang anak bisa bertingkah laku sangat berlawanan dengan arti namanya. Selain nama Jawa, biasanya orangtua di Jawa juga menambahkan nama islami sebagai nama tambahan bagi bayi mereka. Tentu pemberian nama islami ini hanya berlaku bagi mereka yang beragama Islam. Masih sama dengan logika pemberian nama Jawa, pemberian nama islami juga dirasakan perlu memperhatikan “berat-tidaknya” nama tersebut bagi sang bayi.
Berbicara masalah nama bayi Jawa, tentu kita harus mencoba mengetahui beberapa nama Jawa yang cukup populer dan sering kita dengar. Ciri khas pada nama bayi jawa di masa lalu adalah penggunakan akhiran “o” dibagian akhir nama. Nama bayi jawa juga bisa didasarkan pada netu hari kelahiran mereka. Di masyarakat Jawa, khususnya di daerah pedesaan, mereka banyak mengambil nama netu seperti Pon, Wage, Kliwon, Legi, atau Paing. Tak heran, kita akan men jumpai banyak orang dengan nama sama. Nama bayi jawa biasa juga diambil dari nama bulan Jawa seperti Sapar, Jumadilakhir, dan sebagainya. Kita akan bisa menjumpai banyak orang dengan nama Sapari, Sapardi, atau Jumadilah, Jumadi, dan beberapa nama yang senada.

