Kapan waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi perempuan?
February 18th, 2012
Wiwit Priyambudi
Tumbuh dan berkembang menjadi cantik merupakan idaman setiap orang tua yang memiliki bayi perempuan. Menindik telinga bayi mereka untuk kemudian diberikan perhiasan anting-anting adalah salah satu alternatif yang tergolong wajib saat ini.
Namun, orang tua tidak boleh lupa bahwa bayi masih sangat rentan terserang penyakit dan virus di awal-awal tahun kehidupan mereka.
Termasuk dalam prosedur menindik telinga bayi. Salah-salah, bukan menjadi lucu atau menggemaskan, tetapi malah kemungkinan infeksi hingga alergi akut akibat imunitas bayi yang belum cukup kuat untuk menerima benda asing berhubungan langsung dengan tubuh mereka. Alat-alat bayi sederhana saja kerap membuat mereka terluka secara kronis. Apalagi prosedur medis yang kurang diperhitungkan secara masak-masak. Menindik telinga bayi dibutuhkan alat-alat medis yang steril dan dokter atau pihak medis yang berpengalaman. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi perempuan?
Menindik telinga saat bayi memang dilakukan untuk menghindarkan rasa sakit yang berlebih dibandingkan saat sudah dewasa dan memudahkan pengawasan oleh orang tua. Namun, pada dasarnya, menindik telinga bayi bukanlah suatu prosedur yang harus dilakukan sedini mungkin. Dianjurkan tunggu sampai bayi berusia 3 sampai 6 bulan. Dalam usia tersebut, paling tidak, bayi sudah mendapatkan imunisasi yang diwajibkan pemerintah. Imunitas atau sistem kekebalan tubuh memang sudah ada sejak bayi dilahirkan, hanya saja belum berkembang seutuhnya. Jadi, imunisasi merupakan suatu keharusan untuk kesehatan bayi. Disamping tindakan imunisasi, asupan ASI yang cukup juga akan membantu mempercepat bayi membentuk imun mereka.
Setelah telinga bayi ditindik, pilihlah anting yang tepat untuk menghindari infeksi dan alergi pada bayi perempuan. Pemasangan anting segera setelah telinga ditindik merupakan hal penting untuk menghindari menutupnya kembali lubang tindikan telinga bayi. Kemudian, gunakan alat-alat bayi yang dapat menghindari anting-anting digaruk oleh sang bayi perempuan, seperti sarung tangan bayi atau membedong bayi sampai bayi terbiasa dengan adanya anting di telinga mereka.
Comments (1)


Cari berdasarkan Kitab suci saja.
Menurut Katyayana Grhasutra, samskara ini sebaiknya dilaksanakan pada tahun ketiga atau kelima (karnavedho varsetrtiye pancame va). Sementara itu, Susruta membahas makna samskara tersebut, yaitu melindungi kesehatan anak dan mengenakan perhiasan (raksabhusananamittam balasya karnau vidhyate).
Dalam buku Cakrapani ditulis karnavyadhe krte balo na grahair abhibhutyate, yang artinya: dengan menindik telinga, pengaruh perbintangan (astrologi) yang jahat tidak bisa menyerang anak.