Imunisasi HiB

Perawatan bayi

Di Indonesia, imunisasi HiB (Haemophilus influenzae type B) belumlah menjadi imunisasi wajib. Karena itu, kita tidak bisa mendapatkan begitu saja imunisasi ini di bidan, apalagi Posyandu. Imunisasi ini biasanya ada pada dokter anak dan kita harus proaktif untuk mendapatkannya. Imunisasi HIB diberikan pada anak berusia di bawah 5 tahun. Diberikan sebanyak 4 kali. Dosis pertama saat anak berusia 2 bulan, dosis kedua pada usia 4 bulan, ketiga pada usia 6 bulan, dan yang terakhir saat anak berusia 15 sampai 18 bulan. Imunisasi HIB diberikan pada anak berupa vaksin yang disuntikkan ke dalam otot yang berada di sekitar paha.

Perlukah imunisasi HIB? Pertanyaan perlukah imunisasi HIB sering muncul karena penyakit yang disasar imunisasi ini, terutama meningitis (radang selaput otak), selama ini banyak muncul di negara-negara berudara dingin, seperti Australia, Amerika, dan negara-negara Eropa. Namun, pergaulan yang semakin mengglobal, menjadikan imunisasi ini semakin perlu. Banyak anak dari Australia, Amerika, atau negara-negara Eropa yang tinggal dan beraktivitas di Indonesia. Ini bisa menyebabkan bakteri meningitis memungkinkan tersebar di negara kita. Atau, jika karena suatu keperluan, kita harus membawa anak-anak kita pergi dan tinggal di negara-negara dingin tersebut, maka akan lebih aman jika buah hati kita itu telah diimunisasi HIB. Karena itu, seharusnya kini pertanyaan perlukah imunisasi HIB sudah tak perlu diungkapkan lagi.

Seberapa pentingnya imunisasi HIB? Pentingnya imunisasi HIB karena imunisasi ini bisa menangkal masuknya bakteri Haemophilus influenzae type B ke tubuh anak. Bakteri inilah yang menyebabkan terjadinya penyakit meningitis, infeksi tenggorokan, infeksi paru-paru, dan infeksi tulang. Meningitis bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Kalaupun anak bisa disembuhkan dari penyakit ini, ia akan cacat permanen seperti terkena stroke dan itu berarti sudah tak ada lagi masa depannya.

Bakteri HIB bisa menyebar pada orang lain apabila orang yang mengidap meningitis bersin. Dari bersin ini pula bakteri HIB bisa hidup pada suatu benda, misalnya mainan anak-anak atau makanan bayi, dan apabila makanan itu dimasukkan ke mulut, maka bakteri HIB ikut masuk ke dalam tubuh. Pentingnya imunisasi HIB karena anak-anak umumnya senang bermain dengan teman-temannya dan mereka belum mengerti tentang menghindari tertularnya meningitis sehingga jika salah seorang temannya terjangkit penyakit ini maka yang lain pun rentan untuk tertular.

Data yang pernah dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bakteri HIB setiap tahunnya telah menimbulkan korban jiwa sebanyak 386.000 anak di berbagai negara, terutama di negara-negara berkembang. Data ini semakin memperlihatkan pentingnya imunisasi HIB.

Jika seorang anak sudah diimunisasi HIB, maka ia akan terhindar dari terjangkitinya berbagai penyakit bayi mengerikan di atas. Meski tidak terjamin 100 persen, imunisasi ini terbukti efektif menurunkan jumlah penderita penyakit-penyakit tersebut. Inilah manfaat imunisasi HIB bagi anak-anak buah hati kita tersayang.

Tags: , ,

Comments (2)

 

  1. baju bayi says:

    bedanya imunisasi HiB dengan imunisasi yang umum dilakukan apa?

Leave a Reply

Brought to by free word press themes

Order your hosting

here and save